Pelatihan Menjahit untuk Perempuan dan Kemandirian Ekonomi

Pemberdayaan perempuan menjadi salah satu aspek penting dalam strategi pengentasan kerentanan sosial. Program pelatihan menjahit ini memberikan keterampilan teknis yang dapat dimanfaatkan untuk menciptakan peluang usaha dan meningkatkan kemandirian ekonomi perempuan, khususnya bagi mereka yang berasal dari kelompok rentan. Program pelatihan menjahit yang dimulai pada 19 Februari 2024 di BumDes Sebamban Lama telah melibatkan 11 peserta dari berbagai desa, termasuk Sebamban Lama, Sebamban Baru, Hati’if, dan Tri Martani. Dalam pelatihan ini, peserta diajarkan menjahit pakaian dewasa, mulai dari kemeja hingga rok dan blouse.

Beasiswa ITSB, Akses Pendidikan Maju untuk Tanah Bumbu

Pendidikan merupakan kunci utama dalam meningkatkan kualitas hidup dan daya saing masyarakat. Untuk mendukung akses terhadap pendidikan tinggi yang berkualitas, PT BIB kembali menjalankan Program Beasiswa Institut Teknologi Sains Bandung (ITSB), yang memberikan kesempatan kepada generasi muda dari 22 desa sekitar untuk memperoleh pendidikan tinggi dalam bidang yang relevan dengan kebutuhan industri dan perkembangan zaman. Pada tahun 2024, sebanyak 84 mahasiswa telah terpilih sebagai penerima beasiswa, dengan rincian 36 mahasiswa pada program studi Perencanaan Wilayah dan Kota, 23 mahasiswa pada Teknik Informatika, dan 25 mahasiswa pada Teknik Sipil.

Interkoneksi Air Bersih

Dalam rangka meningkatkan akses air bersih bagi masyarakat, pada tahun 2024 diterapkan strategi Interkoneksi Air Bersih dan Potable Water dengan dukungan beberapa program turunan yang terintegrasi. Program ini tidak hanya bertujuan untuk memastikan ketersediaan dan keberlanjutan suplai air bersih melalui pengelolaan sumber daya yang lebih efisien serta peningkatan infrastruktur, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan future-fit society. Dengan membangun sistem interkoneksi air bersih, program ini berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang lebih mandiri dan berdaya, khususnya di wilayah tambang, dengan kualitas air yang lebih baik serta peningkatan taraf kesehatan. Selain itu, strategi ini juga berperan sebagai exit strategy dalam aspek akses air bersih, sehingga setelah masa operasional tambang berakhir, masyarakat tetap memiliki sistem pasokan air yang andal dan berkelanjutan. Strategi interkoneksi air bersih dan potable water ini didukung oleh dua program utama yang dirancang untuk membangun fondasi kuat dalam pengelolaan air bersih jangka panjang.

Pabrik Pakan

PT Borneo Indobara (PT BIB) berperan aktif dalam mendukung sektor peternakan dan perikanan di Kabupaten Tanah Bumbu melalui berbagai inisiatif strategis. Menyadari pentingnya kedua sektor ini dalam perekonomian lokal, PT BIB berupaya meningkatkan efisiensi produksi dan kesejahteraan peternak serta pembudidaya ikan, terutama dengan mengatasi tantangan utama: biaya pakan yang tinggi. Pada 2021, PT BIB memberikan bantuan mesin pembuat pakan sederhana berbahan bakar diesel kepada kelompok budidaya lele di Desa Karang Indah. Langkah ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada pakan komersial yang harganya semakin mahal akibat dugaan monopoli pasar. Dengan pendampingan dan berbagai uji coba, kelompok budidaya tersebut berhasil merumuskan formulasi pakan yang sesuai dan memproduksinya secara mandiri dalam skala rumah tangga. Keberhasilan ini tidak hanya menekan biaya produksi, tetapi juga membuka peluang usaha baru dengan menjual pakan ke kelompok lain.

Desa Ramah Lansia

Program ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang inklusif bagi lansia dengan memastikan akses terhadap pelayanan kesehatan, dukungan sosial, serta kegiatan produktif yang sesuai dengan kondisi mereka. Desa Ramah Lansia juga berfungsi sebagai model dalam memperkuat peran komunitas dalam menjaga kesejahteraan kelompok lanjut usia. Dalam rangka menciptakan lingkungan yang inklusif bagi lansia, program “Desa Ramah Lansia” diimplementasikan di Desa Sumber Baru dan Mekar Jaya. Posyandu Lansia di Desa Sumber Baru terus menunjukkan peningkatan partisipasi dengan rata-rata 45 lansia hadir setiap bulan, bahkan mencapai 60 orang pada Maret lalu. Untuk memudahkan akses, layanan “Ojek Lansia” diterapkan guna menjemput mereka dari lokasi yang jauh